0

Terpaksa Update Ke iOS 10 (10.3.1)


Sumpah tulisan ini nggak di-endorse oleh pihak Apple atau manapun. Guepun menulis tentang ini gegara kepepet update.

Jadi gini, beberapa hari lalu akun gmail, yahoo, dan apple ID gue terindikasi dibajak orang. Yes, 3 akun sekaligus dibajak!

Bahkan apple ID gue dipakai oleh orang Nigeria buat beli 1 album lagu via itunes seharga $78.99. Walhasil, apple support pun segera menonaktifkan apple ID gue karena pihak apple tau, jangankan buat beli lagu, buat sekedar icip-icip sushi ichi di The Pullman, Jakarta seminggu sekali aja gue mumet.

Yahoo pun memberi notifikasi beberapa waktu lalu bahwa ada yang coba buka akun gue dari Algeria.

How bout Gmail? Gmail pun tak kalah seram. A couple days ago, gue dapet email yg isinya mengindikasikan bahwa ada orang mereset akun gue di detik.com.

Anjaaay, penting amat dia reset akun detik gue secara itu cuma portal berita online. Tapi emang sih belakangan gue rada bawel kirim komentar di detik.com, termasuk komentarin adminnya kalo ada salah ketik huahahahaha.

Plus, yg lagi hangat-hangatnya itu isu tentang ransomware dengan wannacry-nya bikin gue harus ekstra hati-hati.

Gue sempet curiga jangan-jangan pembuat wannacry itu tipikal jomblo ngenes yg kelamaan nggak dipukpuk. Situ wannacry? Sini gue pukpuk, tapi pakai kaleng kerupuk. Wadezig!

So, dua hari belakangan gue ribet ngurus laptop dengan setting SMBv1-nya sekaligus reset password gmail, yahoo, dan appleID gue.

Ya, walaupun pihak kominfo memberi tahu bahwa cara termudah untuk mencegah gangguan wannacry itu dengan memutuskan hubungan dengan internet tapi hal itu tidak gue lakukan. Why? Karena gue udah tau rasanya diputusin pas lagi sayang-sayangnya. Pantat kudalah kenapa juga gue curhat dimari.

Tapi yg bikin gue mesem-mesem itu adalah ketika gue update ios ke seri 10, terutama 10.3.1. Yeah, berbulan-bulan belakangan ini gue masih sangat nyaman bertengger di ios 9.3.5.

Buat gue, 9.3.5 itu adalah senyaman-nyamannya ios. Buka apapun lancar jaya dan baterainya amat sangat hemat. 9.3.5 juga udah ada aplikasi night shift-nya yg bikin mata adem kalo malem. Gue pun ogah buat naik versi. Bukan apa-apa, waktu ada update ios di edisi 9, gue pernah naik ke versi 9.2 dan itu bikin iphone gue boros kuadrat. 20% raib dalam waktu kurang dari sejam! Itu baterai bukan bocor lagi tapi tumpah, meeen…

So, ketika gue memutuskan untuk update naik versi rasanya seperti ketika gue mencoba membuka hati kembali. Deg-degan. Takut pasangan yg ada nggak senyaman dia yg telah tiada. Halah, shit apapula gue nulis begini.

Singkatnya, gue naik ke ios 10.3.1 dan ternyata… Jeeeeng… Jeeeeeeeeng! itu ios kereeeeeeeen, meeeen! Demi apapun lo mesti nyoba.

Berikut gue jabarin beberapa alasan kenapa lo yang masih berada di ios 9 harus segera update ke ios 10 terutama 10.3.1 ke atas. (Update ios 10.3.2 udah keluar tapi gue belum install hehe)

Pertama, lebih aman. Ya, semua orang juga tau kalo iOS adalah salah satu sistem operasi paling aman di dunia. Ketika seluruh pengguna windows panik sama wannacry, pengguna mac cukup tralala trilili senangnya rasa hati. Perlindungan dual layernya yg dikenal dengan nama two factor authentication-nya itu dahsyat, cuy!

Rada mangab dan garuk-garuk kepala gitu pas diawal diminta password 6 digit dan password apple ID padahal lagi nggak beli/download aplikasi.

Kedua, display. Cuy, tampilan ios seri 10 itu keren. Lock screen-nya itu komplit. Udah gitu, menu slider-nya jauh lebih lengkap dibanding ios seri 9.

Ketiga, bebas edit-atur-buang aplikasi apapun yg lo mau! Baru kali ini dalam sejarah ios, aplikasi standar bawaan bisa dihapus.

So, say goodbye to podcast, stocks, dan lain-lain yg nggak pernah kepake. FYI, kalo suatu hari kita butuh aplikasi bawaan padahal udah kita hapus, aplikasi tadi bisa kita download kembali dengan mudah di appstore. Cihuy gak?

Keempat, ruang hard disk lo bertambah secara signifikan. Saat di ios 9.3.5, hard disk gue tersisa 3,2gb. Dan sekarang, ruang yg tersisa meningkat menjadi 5,1gb. Hampir 2 kalinya, meeeeen! Jujur, menurut gue, ini yg paling penting buat iphone user 16gb, ya karena iphone didesain tanpa ada slot memory eksternal.

Kelima, opening app. Aplikasinya lancar jayaaaa. Buka apa-apa, smooth-nya mirip kayak orang belum nembak tapi pasangan udah nerima aja.

Keenam, baterai. Hasilnya? Ternyata sama iritnya dibanding 9.3.5. So, keraguan gue tentang baterai boros sirna begitu saja. Hanya saja waktu yang diperlukan untuk charging sedikit lebih lama.

Ketujuh, asisten kita, Siri, jadi jauuuuuhh lebih pintar dan lebih ngerti dengan logat bicara orang Indonesia. Analisis gue karena sekarang Siri mendukung bahasa Malaysia. Jadi, pemahaman logatnya mirip-mirip dengan kita.

Ke delapan, aplikasi Home. Ini sangat berguna buat lo yg punya gadget terbaru yg semua terhubung via wifi/bluetooth.

Jadi, kalo rumahlo termasuk rumah high end lo bisa atur apapun lewat iphone lo. Mulai dari suhu, kipas, listrik, lampu, kunci, alarm dan lainnya.

Maybe kalo pasangan lo ada bluetoothnya, lo bisa atur biar dia nggak bawel mulu cukup lewat hplo.

Apalagi ya? Nanti deh gue utak atik lagi. Tapi yg jelas ini update paling keren yg pernah Apple rilis.

Sekian dulu, terima kasih sudah mampir ke blog gue.

Thank you. Danke schön. Hatur nuhun.