0

Mikayla, sudut pandang.


Aku selalu percaya bahwa tiap orang itu unik. Mereka memiliki keyakinan, nilai, dan hal menarik untuk dibagi. Mereka memberi warna yg berbeda pada dunia. Duniamu, duniaku, dunia kita.

Maka, ketika mereka berkarya melalui sebuah buku, bukan tak mungkin kamu akan menemukan diri mereka yg baru, sebuah sudut pandang yg benar-benar berbeda. Sudut pandang yg tak pernah kamu sadari ada pada diri mereka.

Mungkin selama ini kamu menilai mereka lurus tapi ternyata mereka teguh melawan arus. Mereka tetap tenang meski ombak perubahan kian dahsyat menghadang.

Bukan, bukan karena tipikal konvensional. Mereka hanya tak ingin arus deras itu menjadikan mereka yg “bukan mereka”. Menolak sisi idealis terkikis habis oleh arus praktis pragmatis.

Mungkin di matamu mereka tampak menyebalkan tapi kini kau dapat melihat bahwa di dalamnya tersembunyi jiwa yg bersahabat. Tak berjarak. Tak bersekat. Apa adanya.

Mungkin kamu mengira telah mengenal mereka seutuhnya, padahal kamu tak tahu sedikitpun tentangnya. Bahwa, nun jauh dibalik wajah datar, bersemayam pemikiran yg menggelegar.

Begitulah mereka. Sosok biasa dengan potensi raksasa. Terlihat rata-rata namun saat tiba masanya, mereka mengaum getarkan dunia.

Ya, selalu ada sudut pandang baru dari seseorang yg menulis buku. Seseorang yg sedang bersenang-senang lewat tulisan…

Mikayla, sebuah novel karya @andreajuliand.

*hadir di toko buku di Pulau Jawa dan Bali

 

Advertisements
0

Mikayla – dibalik cerita


Mikayla adalah sebuah novel ber-genre fiksi dengan tema besar love life. Namun, gue lebih suka mengatakan sebagai ‘nonfiksi yamg difiksikan’. Ada banyak bagian yg memang terjadi, tentu setelah ditambah improvisasi sana sini.

Beberapa potongan ceritanya dikembangkan dari kisah nyata. Banyak kata-kata di dalamnya yg pernah terucap. Dan, banyak tempat yg tertulis di dalamnya adalah sebuah kenangan yg pernah bernaung dalam pikiran.

Yup, lewat Mikayla gue tidak menyuguhkan karya sastra tingkat dewa namun sebuah cerita yg mampu bernapas, berbicara, dan jalan-jalan di benak pembacanya. Sebuah cerita fiksi namun melekat di sanubari.

@andreajuliand

0

Mikayla, sebuah novel


Kamu pernah jatuh cinta, berkali-kali dan pada orang yang sama? Kamu ribut, putus nyambung, berganti pasangan, namun tetap padanya kamu kembali.

Atau,

Kamu pernah patah hati? Ketika berharap banyak lalu semuanya seakan lenyap. Merasa bingung, putus asa, dan semua terasa gelap. Lalu, kamu berdoa dan keajaiban pun terjadi.

Atau mungkin,

Kamu pernah bertanya pada Tuhan, mengapa yang diinginkan tak diberi jawaban? Hingga akhirnya, kamu sadar bahwa yang terlihat baik bagimu, mungkin tak baik di mata Tuhan.

Mungkin, buku ini bercerita tentangmu.

Sebuah cerita tentang cinta yang tak selalu sempurna. Tentang cinta dengan kultur yang berbeda. Tentang dua orang yang bisa bertengkar layaknya hyena dan singa berebut mangsa. Dingin dan sengit seperti mendung menggantung di Kota Bandung. Namun, hangat mewangi bagai secangkir kopi di pagi hari. 

Inilah sebuah cerita tentang mereka yang belajar mengalahkan diri, lalu bersiap untuk jatuh cinta lagi dan lagi.

@andreajuliand

0

Yaudah, besok beli lagi… #IOS10.3.3


Woohoooo, akhirnya bisa nulis lagi!

Buat yg bolak balik menghubungi gue seminggu belakangan ini, mohon maaf ya hp gue rusak. Sumpah dibulan Juli ini gue telah merusak dua iphone.

Iphone pertama rusak tepat beberapa hari setelah garansi resminya habis. Kerusakannya cukup parah yg membuat gue harus mengganti Baterai, LCD, dan Housing/Back Cover belakang.

Dan, iphone pengganti iphone pertama rusak setelah gagal update ke ios 10.3.3. Entah kenapa cuma muncul gambar colok itunes dan setelah gue hard reset untuk update dan restore, iphonenya rusak total.

Terdapat tulisan kode error 4013/4014 yg menyatakan kerusakan hardware.

So, inilah iphone ketiga gue dibulan Juli. Semoga bisa tahan lama karena ya gila aja sebulan bolak balik beli iphone? Kecuali tiap napas terus keluar duit sih ya nggak apa-apa mau beli tiap hari juga hehe

Mungkin ada yg tanya, kenapa harus iphone?

Jawabannya sederhana. Pertama, bertahun-tahun belakangan ini gue sangat nyaman menggunakannya. Dari iphone 5, 5c, 5s hingga iphone 6, gue belum pernah kenal sama yg namanya lag. Buka apa aja lancar jaya. Main apa aja smooth.

Kedua, semua data gue ada di dalamnya termasuk data-data yg sangat penting dan fasilitas pengamanan apple yg terkenal rigid sangat gue andalkan.

Apple adalah pihak yang sangat peduli terhadap produknya, termasuk software. Konsumen pengguna iphone lama tetap diperhatikan Apple dengan tetap memberikan update terbaru.

Bukan hanya itu, Apple langsung  memberikan update perbaikan apabila iOS-nya ditemukan kekurangan/celah/bug.

Di iOS 10.3.3, Apple kembali memperkuat pengamanannya dengan menutup celah-celah/bugs agar pihak usil sulit menembus iphone.

Dikutip dari pihak Apple Support, update terbaru mampu menutup celah keamanan yang sebelumnya digunakan hacker melalui basis chip Wi-Fi yang ada di perangkat iOS.

Celah itu membuat hacker dapat menjalankan kode rahasia di belakang layar hingga melakukan beberapa eksekusi pada aplikasi utama. Dengan kata lain, update ios 10.3.3 adalah hal yg wajib kamu lakukan.

Tapi, bukan itu yg mau gue ceritain dimari. Proses pembelian si upin ipin inilah yg mau gue share.

Guys, mungkin banyak diantara kita yg berpikir kalo punya duit semua bisa dibeli.

Bener nggak?

Ya, nggak salah sih pemikirian kayak gitu karena semua hal duniawi memang harus dibeli dengan duit. Dulu pun gue berpikir begitu. Namun proses gimana cara gue membeli iphone ini merubah pemikiran itu.

Waktu iphone gue kemarin rusak, gue berpikir simple : oh yaudah, ntar beli lagi. Akhirnya gue ke ibox terdekat dan berharap bisa segera membelinya. Ternyata, eng ing eng, iphone yg gue mau kosong.

Gue cari ke ibox lain juga kosong. Sampai ke distributor resmi apple lain seperti erafone dan story-i pun kosong. Kalo pun mau, mesti indent. Gila, udah berasa beli aventador aja mesti pesen dulu, pikir gue dalam hati.

Akhirnya karena memang lagi butuh iphone, gue pun memutuskan untuk beli bekas di salah satu forum jual beli online. Gue cari yg kondisi terbaik dan barangnya barang resmi, bukan rekondisi atau garansi distributor abal-abal.

Saat dapet, hati gue kembali tenang. Beberapa kerjaan bisa kembali gue handle lewat perangkat unibody berlayar 4,7 inchi tersebut.

Namun ternyata, kenyamanan itu tak bertahan lama. Tiga hari setelah beli, gue dapat notifikasi untuk upgrade ios ke versi terbaru, 10.3.3. Alasan keamanan jadi faktor utama. Ios 10.3.3 pun gue unduh over the air dan install. Hasilnya? Gagal!

Iphonenya berhenti di lambang itunes. Plus, karena berkali-kali gue hard reset, itu iphone rusak. Gue sempat bertanya ke salah satu teknisi iphone dan katanya IC Nand Flash-nya kena dan kudu diganti. Biayanya lumayan dan waktu perbaikannya cukup lama agar data yg ada tak hilang.

Sampai disitu, gue masih berpikir sederhana : Yaudah besok gue ke ibox, beli lagi yg baru.

Dan, kata-kata simple yaudah-besok-gue-ke-ibox-beli-lagi-yg-baru itu ternyata tak semudah mengucapkannya.

Kayaknya ada aja halangan yg bikin gue gagal beli. Dari yg kena macet di jalan (Bayangin, Pondok Bambu-Tebet 2 jam! Bikin gue males dan akhirnya memilih pulang). Hingga pas udah niat banget apapun-yg-terjadi-gue-kudu-wajib-beli-itu-iphone, gue kembali dapat halangan. Jalanan ke arah Mall Kota Kasablanka dipakai demo oleh ojek online yg menuntut diperbolehkan untuk menggunakan jalan layang non tol arah Kampung Melayu-Tanah Abang. Usaha gue ke ibox pun kandas.

Apakah gue menyerah?

No! Gue memutuskan untuk kembali hunting iphone lewat forum jual beli online. Kali ini gue cari yg bnib alias brand new in box. Tapi pas mau ketemuan sama penjualnya entah kenapa hati gue nggak sreg. Belum lagi pembelinya juga lama banget response-nya. Walhasil, batal lagi.

Hingga setelah solat Jumat kemarin, gue memutuskan untuk ke story-i di salah satu mall di Jakarta Timur. Hasilnya? Lagi-lagi gagal, karena harus pesan dan paling cepat seminggu baru dapet kabarnya.

Gue nggak nyerah. Gue naik ke lantai atas, cari erafone. Dapat? Harusnya iya. Harusnya hari itu gue dapet iphone yg gue mau tapi nggak diambil karena harganya lebih mahal. Duitnya ada tapi sebal aja gitu mesti keluar duit dari harga yg tak semestinya.

Kok beda setengah juta sama harga di website, mbak? Itu pertanyaan gue dan gue nggak dapet jawaban yg memuaskan dari mbak pelayannya. Gue pun pulang. Pasrah sambil gigitin stir. Yaudah mungkin gue harus ganti android kali, batin gue.

Malamnya gue iseng googling. Cari-cari android yg mumpuni. Besoknya, Sabtu, gue memutuskan untuk membeli perangkat android. Salah satu produk Samsung yg anti air, berbahan metal, dan berkamera 16 megapixel jadi incaran.

Gue pun kembali menuju ke erafone dan disambut oleh mbak-mbak yg sama yg melayani Jumat kemarin.

Dengan senyum manisnya dia bilang gini : Mas, jadi ambil iphonenya? Untung Masnya nggak beli kemarin lho. Soalnya kalo beli sekarang, lagi ada potongan harga. Ini notifikasi dari pusat baru masuk. Jadi, harganya sekarang lebih murah alias sama kayak di website.

Mendengar itu, senyum gue merekah dan tanpa pikir panjang segera membeli iphone tersebut. Kabar baiknya, stok di erafone hanya tinggal satu buah dan gue beruntung bisa memilikinya. Finally, sebuah iphone gold 32gb menemani hingga tulisan ini gue published.

Sebenarnya ini cuma sekedar cerita biasa tentang gue-beli-iphone. Tapi kalo dilihat dari kacamata iman, ini adalah hal yg berbeda.

Pertama,

Dari pelajaran itu gue belajar bahwa nggak semuanya bisa dengan mudah lo beli dengan uang. Lo bisa dapet yg lo mau kalo Allah RIDHO dengan keinginan lo. 

Kedua,

Apapun yg terjadi yakinlah bahwa itulah yg terbaik. Ada begitu banyak halangan gue untuk sekedar beli iphone. Kalo pikiran gue jelek, gue pasti bakal sudzon sama Allah, dan gue nyaris berpikir seperti itu.

Tapi kalo dipikir-pikir, ternyata, Allah belum ridho dari kemarin karena Allah menginginkan keadaan yg lebih baik, yaitu harga yg lebih murah. Makanya Allah menunda keinginan gue beberapa hari. Dan, akhirnya kerjaan gue pun tetap bisa ke handle dengan baik.

Ketiga,

Belajarlah untuk sabar. Percayalah bahwa dibalik kesulitan ada kebaikan. Allah uji dengan berbagai halangan dan gue tetap sabar, akhirnya Allah kabulkan keinginan gue, sebuah iphone yg lebih baik dibanding dua iphone sebelumnya namun dengan harga yg lebih hemat. Kalo aja Jumat kemarin gue nggak sabaran mungkin uang yg dikeluarkan jauh lebih dalam.

Itu aja, share pengalaman gue,

Terima kasih. Danke schön. Hatur nuhun.

0

Yakin semua ditentukan olehmu?

Mungkin kau pernah, ketika tengah malam perut berkirim sinyal ke otak ; duh saya lapar… lalu, lewatlah seorang tukang nasi goreng di depan rumah. Tak lama sepiring nasi goreng telah mengendap masuk dalam perut.

Ketika di kantor dan mau pulang ke rumah. Kau melihat awan mendung, hujan pun turun dan kau sadar bahwa tak bawa payung. Namun, seorang teman menepuk pundakmu menawarkan tumpangan.

Ketika dulu hatimu patah, tak tau arah, hilang, dan kesepian, namun sekarang kau telah menikah. Kau bisa bercanda riang dengan anak dan pasangan.

Ketika semua rencana yg kau jabarkan tak satupun yg berjalan. Lalu, kau duduk  berdoa dan seketika semua kembali lancar.

Pernah?

Sadarkah kau?

Ada gemertak hati yang tak kau syukuri. Harapan kecil berwujud doa yang tak kau anggap. Ada begitu banyak bantuan Tuhan lewat orang-orang disekitarmu.

Pikirmu semua seakan hanya kebetulan. Seakan Tuhan tak pernah campur tangan. Seakan semua hanya kau yg tentukan. Dan, seakan Tuhan hanyalah khayalan. Ya, pikirmu seperti itu.

Tapi, apakah seperti itu?

Yakin hidup ini hanya tentang pikiran dan jalan yg kau rencanakan? Lebih banyak mana yg kau kerjakan atau semua lancar berjalan ketika Tuhan ikut campur tangan?

Mungkin kau bisa mengatur berbagai rencana. Namun, mampukah memastikan bahwa kau akan kembali terbangun esok hari? Mampukah mengatur agar semua sel dalam tubuhmu bekerja seperti sedia kala? Mampukah memastikan esok hari matamu tetap bisa melihat dan jantungmu tetap berdetak?

Yakin?

Bukankah banyak yg punya mata namun tak bisa melihat? Bukankah banyak yg punya jantung tapi butuh alat pacu jantung? Dan, bukankah banyak yg punya otak tapi tak bisa berpikir?

Mungkin salah satu sebab mengapa kau pikir Tuhan itu tak pernah ada dan doamu tak kunjung tiba adalah karena kau lalai dengan Tuhanmu.

Maka, ingatlah Tuhan disaat senang maka ia akan mengingatmu kala kesulitan. Karena sesungguhnya, sehebat apapun rencanamu tak akan berjalan tanpa persetujuan Tuhan.

@andreajuliand

0

Goodbye Abigail, Welcome Mikayla.


Alhamdulillah, dapat berita baik di hari ulang tahun saya. Naskah saya yg merupakan penyempurnaan dari buku terdahulu, Abigail, akan segera naik cetak!

Buat kamu yg pernah membeli buku saya sebelumnya, Abigail, tolong beri tahu saya ya. Edisi khusus bertanda tangan akan segera meluncur ke rumahmu. For Free!

Buat kamu yg pernah beli buku pertama saya, Abigail, dan bertanya apa aja perbedaannya dengan buku yang lama? Banyak! Mikayla bukan saja penyempurnaan tentang ‘satu bab yang hilang’ tapi telah diperkaya secara narasi, dialog, dan analogi yg lebih asyik dipahami.

Dan, buat kamu yg belum pernah membaca buku saya dan bertanya isinya tentang apa?

Buku ini fiksi. Walaupun beberapa orang yg pernah membaca buku ini merasa ada beberapa bagian cerita di dalamnya seperti ‘nonfiksi yg difiksikan’.

Bercerita tentang love life, keluarga, persahabatan, dan pencarian keyakinan. Termasuk pembahasan sudut pandang agnostik, ateis, dan Islam. Bukan, buku ini bukan tentang agama seutuhnya. Ada beragam ‘bumbu cerita’ dan ‘konflik’ selain agama yg dibahas namun saya memberikan waktu dua tahun penulisan khusus di bagian agama.

Oh satu lagi, informasi medis tentang kanker, terutama kanker otak, dan beberapa metode pengobatan minimal/tanpa bedah yg perlu kamu ketahui ada di dalamnya.

Mungkin itulah salah satu alasan mengapa di karya pertama saya terdahulu, pihak sekelas Gramedia langsung meminta pre-order hingga 2.000 eksemplar.

Mungkin itu juga mengapa karya perdana saya bisa muncul di salah satu festival literasi di Yogyakarta.

Buku ini akan segera naik cetak dalam waktu dekat dan akan saya prioritaskan secara ekslusif untuk mereka yg melakukan pre-order. Baru kemudian dilanjutkan dengan peluncuran perdananya di Yogyakarta, lalu pertengahan September kemungkinan segera masuk ke toko buku di Pulau Jawa dan Bali.

Mau pesan dari sekarang? Hubungi saya ya, bisa lewat facebook messenger atau whatsapp di 08567812386. Masa pre-order hingga 25 Juli.

Harganya hanya 69 ribu rupiah dan sudah termasuk ongkos kirim se-Jabodetabek. Pengiriman perdana awal Agustus atau mungkin bisa lebih cepat.

Format : Mikayla_Jumlah Buku_Nama_No Telp_Alamat Lengkap (tanpa singkatan)

Contoh : Mikayla_4_Andrea_08567891011_Jln. Bareng Yuk No 143, Jakarta.

**Ps : Di Mikayla, saya tidak menyuguhkan keindahan karya sastra tingkat dewa. Namun, saya ingin mengajak kalian menikmati sebuah karya yg bernyawa, yg mampu bernapas, berbicara, dan jalan-jalan di benak pembacanya.

Terima kasih. Danke schön. Hatur nuhun.
@andreajuliand

0

Hp gue mati!

Teman-teman,

Entah kenapa dari dulu hp gue selalu rusak tiap ramadan atau sekitar libur lebaran dan alhamdulillah, malam ini, hp gue mati total.

Kalau ingin hubungi atau ada sesuatu yang penting which is biasanya nggak ada yang penting juga sih silahkan kontak via fb/messenger/email itu juga kalo gue buka.

Atau, bisa hubungin gue lewat mmm…ikatan batin atau telepati. Oiya, jangan lupa samain frekuensinya ya, biar kita sehati… #eh

ps : kalo ada yang mau berbaik hati pinjemin iphone 7+ nya selama setahun dan gratis itu boleh banget lho, apalagi yg jet black atau red edition. Apalagi kalo ada yang mau berbaik hati sekalian pinjemin ‘asisten rumah tangganya’, waaahh bakal gue doain siang malem biar sukses lahir batin dunia akhirat! 🙂

Sekian info nggak penting dari gue.

thank you. haturnuhun. danke schon

 

**email : andrea.juliand@yahoo.com