0

Mendulang Recehan Dari Mereka Yang Lebaran


Iseng-iseng nulis beginian gegara beberapa hari lalu ngobrol ngalor ngidul di kedai kopi sama teman dan ending-nya jadi bahas tentang momen lebaran. 

Yup, nggak terasa sebentar lagi lebaran dan yang namanya lebaran tidak hanya identik dengan meningkatnya kolesterol tapi juga  membengkaknya pengeluaran. 

Beberapa orang mungkin akan mengandalkan THR tapi faktanya, THR yang didapat itu mirip kayak  uang numpang lewat. Lo memang dapet THR, tapi kenaikan harga saat lebaran selalu berbanding terbalik dengan THR yang lo dapet.

Fakta lainnya, nggak semua orang dapat THR, salah satunya gue. Yes, gue cuma bisa melengos iri ketika melihat orang lain hahahihi dapat THR. Boro-boro dapat THR, yang ada gue malah keluar duit ekstra buat bayar THR karyawan gue.

Jadi, lewat momen lebaran, otak  harus berpikir keras gimana caranya bisa dapat uang dari mereka yang liburan, secara halal tentunya. Dan, selama perjalanan pulang dari kedai kopi, pikiran gue melayang-layang buat mendulang recehan dikala lebaran.

Guys, lebaran itu nggak harus berarti ‘lebih besar pasak daripada tiang‘. (Sebenarnya) lo tetap bisa kok punya pemasukan tambahan, hanya saja memang dibutuhkan sedikit pengorbanan.  

Berhubung artikel usaha sampingan selama ramadan udah banyak, so, inilah beberapa ide gue tentang usaha yang bisa lo lakukan selama libur lebaran yang tahun ini cukup panjang. 

Ide ini bisa dilakukan as simple as you can. Beberapa bahkan hanya bermodal ‘jaga kandang’.

 Penitipan Hewan

Guys, pernah kebayang nggak ada berapa pecinta hewan di kota tempat lo tinggal yang tahun ini mudik ke kampung halaman? Entah mereka yang piara kucing, anjing, burung, ayam, ayam kampus hingga hewan piaraan nyeleneh kayak tarantula. Nah, itu bisa jadi ladang bisnis bagi lo yang mengerti tentang seluk beluk dunia binatang bertajuk : jasa titip rawat hewan peliharaan.

Buat lo yang paham dunia hewan bisa menjadikan rumah lo sebagai tempat sementara penampungan hewan. Makin luas tempat/ruang/pekarangan makin banyak hewan yang bisa dititipkan. Mulai dari kucing, anjing, ikan, burung, ayam hias, kelinci, marmut, dan lainnya.

Salah satu hal yang harus diperhatikan adalah kebersihan kandang dan tercukupinya kebutuhan makan hewan tersebut.  Tentang kadangpun jangan khawatir karena pemilik hewan diharuskan membawa kandang/tempat pada lo. Biasanya mereka sudah punya kandang portabel untuk membawa hewan kesayangan jalan-jalan.

Makanannya bisa dibawakan oleh pemilik atau lo yang sediakan. Tentu bila makanan dari pihak lo, ada ekstra tambahan biaya.

Kalau satu hewan misalnya kucing atau anjing, dikenakan tarif Rp 50 ribu rupiah/hari, maka selama 6 hari aja (23-28 Juni 2017), lo bisa dapat 300 ribu/hewan/klien. Bayangin kalau lo punya 10 – 20 klien, uangnya lumayan buat menambah pundi-pundi tabungan atau bahkan have fun setelah lebaran. 

Jadi, saat orang lain bingung kehabisan uang setelah lebaran, lo masih bisa liburan ke Jerman selama sebulan. Tentu setelah ditambah uang deposito orang tua lo yaah…

 Penitipan Kendaraan

Pertumbuhan kelas menengah di Indonesia cukup signifikan. Ada banyak kelas menengah (dan atas) yang punya kendaraan lebih banyak dibanding jumlah anggota keluarganya  meski mereka mengeluh terkena pajak progresif. Tak sedikit juga yang punya kendaraan tapi tak punya garasi.

Faktanya, tak semua pemilik kendaraan menggunakan kendaraannya untuk libur lebaran. Tak sedikit pemudik yang memilih menggunakan moda transportasi umum, seperti pesawat, kereta, atau bus karena destinasinya adalah luar pulau atau bahkan luar negeri. Nah, di sinilah peluangnya : Jasa penitipan kendaraan bagi mereka yang liburan agar kendaraan kesayangan tetap aman.

Apa aja yang perlu lo lakukan? Simple, cukup intip garasi sekarang. Kalau lo melihat ada space garasi berlebih? Sewain aja! Kalau satu mobilnya per hari dikenakan biaya penitipan sebesar Rp 100 ribu rupiah, maka dalam masa cuti bersama, paling nggak lo dapat Rp 600 ribu rupiah per mobil. 

Bayangin kalau garasi lo segede Grand Indonesia, beeeeh dari hasil titip mobil aja, tiap lebaran lo bisa beli mobil baru hehehe.

Lalu, gimana kalau garasi lo kecil? Lo bisa buka jasa penitipan motor. Satu motor dipatok 50 ribu/hari juga udah lumayan, bukan?

Gimana kalau nggak punya space garasi? Tenang, lo masih bisa kerjasama dengan  temen/kerabat yang punya space garasi berlebih. Hasilnya lo bagi dua sama dia. Dia punya tempat + lo punya ide ini = klop! 

Tinggal lo tambah jasa cuci mobil/motor gratis saat  kendaraan akan diambil oleh klien, dijamin lebaran berikut, 2018, konsumen bakal menitip kembali kendaraannya di rumah lo.

Kenapa gue yakin bisnis penitipan kendaraan akan berjalan? Karena masa lebaran juga adalah masa yang rawan. Tak sedikit, mereka yang setelah mudik dan ketika pulang ke rumah pingsan mendapati kendaraannya sedang ‘dibawa jalan-jalan’ oleh pihak yang tak dikenal.

Pemilik kendaraan mungkin memiliki asuransi tapi tau sendiri dong ngurus asuransi kehilangan kendaraan seribet apa? Mereka yang cerdas dan tak ingin ribet pasti akan merogoh sedikit  koceknya daripada terjadi hal-hal yang tak diinginkan.

 Penitipan Gawai.

Mungkin nggak sih semua gawai, atau dikenal juga dengan sebutan gadget, bakal lo bawa pas pulang kampung? Paling yang dibawa cuma hp, kamera, tablet, dan power bank. Nah, nggak lucu kan saat pulang ke rumah setelah liburan dan lo mendapati kenyataan bahwa Macbook Pro Retina Display dan Canon EOS 1D Mark III kesayangan lo lagi ‘dipinjem’ maling?

So, jasa penitipan gawai adalah ladang bisnis yang juga tak kalah menggiurkan, apalagi gawai nggak makan tempat bukan? Kamar/gudang lo juga cukup buat jadi ‘lahan parkir’ buat beragam gawai.

 Katering

Apa yang diperlukan ketika  pembantu mudik dan para kerabat datang berbondong-bondong, serta perut harus tetap kenyang? Jawabannya makanan! 

Nah, buat lo yang punya skill masak tingkat dewa, bisa mulai dari sekarang sounding ke tetangga. Kasih tahu mereka kalo lo buka usaha katering saat lebaran.

Tentunya, keterampilan membuat makanan khas lebaran atau makanan yang biasa muncul saat arisan kayak rendang, opor ayam, sup/soto ayam, ketupat, lontong sayur, lalapan, dan kawan-kawan, sudah pasti wajib lo kuasai.

 Laundry

Masa-masa libur lebaran adalah masa bagi sebagian orang harus pedekate lagi sama mesin cuci, setrika, sapu, dan kain pel. Yes, nggak sedikit yang merindukan asisten rumah tangga ketika lebaran, gue pun sangat merasakan kehilangan asisten rumah tangga salah satunya ketika momen libur panjang seperti ini. Di sini, lo bisa menyediakan jasa cuci baju bagi mereka yang ogah ribet tatap muka dengan Rinso dan kawan-kawan.

 Sewa Kendaraan.

Hal wajib yang dilakukan orang ketika lebaran adalah silahturahim, dan silahturahim ke selain tetangga, tentu butuh kendaraan. Nah, lo bisa sewain mobil atau motor lo bagi kerabat yang membutuhkan.

Biaya sewa kendaraan pun juga lumayan karena hampir semua pihak rental menaikkan biaya sewa hingga dua kali lipat atau bahkan lebih. 

Saran gue sih, nggak usah naik dua kali lipat, cukup 50% di atas biaya normal juga udah lumayan kok. Atau, kalau  pemasukan mau lebih oke, lo bisa jadi supirnya, karena biaya sewa kendaraan dan supir itu terpisah. Tapiiii, lo juga kudu harus hati-hati memastikan pihak yang menyewa kendaraan lo adalah pihak yang terpercaya. Ya, nggak lucu aja kalau lagi nyetir terus ditodong dan diturunin di tengah jalan hehehe

 Pulsa Elektrik

Bayangin jutaan orang libur serentak dan liburnya lamaaaa! Termasuk mereka yang biasanya jualan pulsa. Kebayangkan target pasar lo bakal lumayan karena pengguna provider jaringan telekomunikasi prabayar jumlahnya masih lebih besar ketimbang pascabayar.

Lo mungkin bertanya “tapi’kan kalau mau jualan pulsa itu ribet karena mesti daftar ke distributor pulsa macam M-Kios dan kawan-kawan?” No! Gue nggak nyuruh lo ribet. Cukup modal M-Banking, lo bisa mulai jualan pulsa. Lewat M-Banking lo bisa transfer isi pulsa ke orang banyak. Pembeli offline bisa langsung bayar cash dan pembeli jarak jauh bisa bayar via transfer ATM.

Mungkin lo bakal bertanya lagi, “tapi kan pembeli online bisa beli sendiri via M-Banking?” Bener banget, tapi pemilik rekening bank yang sudah mengaktifkan M-Bankingnya belum banyak. Pembeli yang punya ATM/ M-Banking dan nggak tau cara beli pulsa via ATM/ M-Banking juga banyak. Di sinilah pasar lo.

 Pacar sewaan.

Jangan kotor dulu pikirannya, ini bukan tentang jasa prostitusi. Bahkan, sebenarnya jasa ini sudah cukup lama ada. Jasa ini cocok buat mereka yang tiap lebaran pusing ditanya ‘kamu kapan nikah?’ dan nggak punya cukup nyali buat balik bertanya ‘kamu kapan mati?’ pada kerabat yang sengaja banget minta dibacain surat yasin.

Hanya yang perlu digaris bawahi jasa ini akan lebih cocok buat lo yang punya penampilan oke, perilaku matang, dan pola pikir yang luas. Why? Biar saat diajak ngomong sama keluarga klien, lo tetap bisa nyambung. Ya, kali aja tahun ini jadi pacar sewaan, akhir tahun udah duduk di pelaminan?

Yup, sekian beberapa ide dari gue. Semoga lebaran nanti bukan cuma badan yang jadi lebar-an karena makanan, tapi dompet pun bisa ikut melebar.

Kalau ada yang mau share silahkan. Buat yang masih ragu-ragu silahkan dipikir ulang, karena ide ini muncul murni dalam perjalanan pulang dari kedai kopi. 

Gue cuma sekadar berbagi ide, kalau kalian bisa melakukan konsep ATM – Amati, Tiru, dan Modifikasi sehingga bisa melahirkan ide lain, itu malah bagus. Tandanya ada jiwa wirausaha dalam diri kalian.

Namun, buat kalian yang butuh tambahan uang tapi masih gengsi-gengsian, nih gue bilangin : Gengsi nggak bisa dipakai buat bayar tagihan makan di Table8, Mulia, Senayan atau sekedar buat nyoba pengalaman omakase di Sushi Ichi, The Pullman, Jakarta bareng pasangan. Gengsi juga nggak bisa dipakai buat beli mobil biar anak istri lo nggak kehujanan di jalan.

Terima kasih. Danke Schon. Hatur nuhun.

0

Ada ego dalam bego


…When nails grow long, we cut nails not fingers. Similarly when misunderstanding grow up, cut your ego, not your relationship…

Rasanya pengin buru-buru asah bambu runcing buat hunting makhluk bernama ego. Namun, celingak-celinguk lelah mencari kesana kemari, ternyata ego ada di dalam diri sendiri.

Dan itulah alasan kenapa ada ego dalam kata b(ego). Silahkan beri egomu makan, maka kau akan kelaparan akan kasih sayang, persahabatan, dan kebahagiaan.

Pelajaran hari ini: 

ketika kau menuruti egomu, ketika kau mengecewakan orang lain, maka sebenarnya kau mengecewakan diri sendiri.

Jangan pernah puaskan egomu karena ia hanya akan memakan dirimu dan menghancurkan sekelilingmu.

Tenangkan diri, sabarkan hati, dan buka pikiran. Tak ada salahnya berpikir beberapa kali sebelum kau menuruti egomu. Sebelum terlambat. Sebelum semuanya hilang dari hidupmu.
…cut your ego.

0

Rindu itu … 

Rindu,

Rindu itu semu, bila kamu rindu dia yang tak pernah merindumu. Satu purnama dirimu menahan rindu namun tak semalampun rindu hadir pada dirinya.

Rindu itu melelahkan, bila karenanya kamu melayang ke awan namun dia hanya menatap tak acuh dari daratan.

Rindu itu labirin. Seakan tenggelam dan hilang. Mencari-cari jalan keluar yang pintunya hanya ada ketika dia ada.

Rindu itu ledakan. Begitu dahsyat hingga mendorongmu melakukan apapun namun apapun yang kamu lakukan tak juga menghilangkan rindumu padanya.

Rindu itu lucu. Entah mengapa setiap momen yang ada, tanpa perlu usaha, namun selalu menarikmu kembali mengingat dia yang nun jauh di sana.

Rindu itu pertanyaan. Dan, pertanyaannya tak pernah jauh dari : bagaimana mungkin hatimu tak merindukannya?

Rindu itu kamu. Kamu yang berharap agar dia berlabuh dihatimu, tanpa syarat. Lalu, hati kalian berlayar mengarungi ganasnya lautan.

Rindu itu dia. Dia yang bermetamorfosa menjadi udara dan kamu tak bisa hidup tanpanya.

Rindu itu kalian. Hanya bisa  menatap dan masing-masing mencari jejak. Lewat akun-akun sosial media, dering gawai di tepi meja, dan doa-doa pada Sang Pencipta, hanya untuk berharap seandainya dapat berjumpa. 

Rindu itu masa lalu. Masa yang segera sirna oleh sepasang langkah yang kian mendekat, tatapan nyaman, dan peluk hangat sambil berbisik, hey, aku rindu tau… kamu apa kabar, sayang? 

Lalu, rindu itu kekal. Ketika kamu berjabat tangan dengan walinya, memindahkan baktinya untukmu, dan menjadikannya bagian hidupmu. Seutuhnya. Selamanya.
#sajakrindu

Oleh : @andreajuliand

0

Terpaksa Update Ke iOS 10 (10.3.1)


Sumpah tulisan ini nggak di-endorse oleh pihak Apple atau manapun. Guepun menulis tentang ini gegara kepepet update.

Jadi gini, beberapa hari lalu akun gmail, yahoo, dan apple ID gue terindikasi dibajak orang. Yes, 3 akun sekaligus dibajak!

Bahkan apple ID gue dipakai oleh orang Nigeria buat beli 1 album lagu via itunes seharga $78.99. Walhasil, apple support pun segera menonaktifkan apple ID gue karena pihak apple tau, jangankan buat beli lagu, buat sekedar icip-icip sushi ichi di The Pullman, Jakarta seminggu sekali aja gue mumet.

Yahoo pun memberi notifikasi beberapa waktu lalu bahwa ada yang coba buka akun gue dari Algeria.

How bout Gmail? Gmail pun tak kalah seram. A couple days ago, gue dapet email yg isinya mengindikasikan bahwa ada orang mereset akun gue di detik.com.

Anjaaay, penting amat dia reset akun detik gue secara itu cuma portal berita online. Tapi emang sih belakangan gue rada bawel kirim komentar di detik.com, termasuk komentarin adminnya kalo ada salah ketik huahahahaha.

Plus, yg lagi hangat-hangatnya itu isu tentang ransomware dengan wannacry-nya bikin gue harus ekstra hati-hati.

Gue sempet curiga jangan-jangan pembuat wannacry itu tipikal jomblo ngenes yg kelamaan nggak dipukpuk. Situ wannacry? Sini gue pukpuk, tapi pakai kaleng kerupuk. Wadezig!

So, dua hari belakangan gue ribet ngurus laptop dengan setting SMBv1-nya sekaligus reset password gmail, yahoo, dan appleID gue.

Ya, walaupun pihak kominfo memberi tahu bahwa cara termudah untuk mencegah gangguan wannacry itu dengan memutuskan hubungan dengan internet tapi hal itu tidak gue lakukan. Why? Karena gue udah tau rasanya diputusin pas lagi sayang-sayangnya. Pantat kudalah kenapa juga gue curhat dimari.

Tapi yg bikin gue mesem-mesem itu adalah ketika gue update ios ke seri 10, terutama 10.3.1. Yeah, berbulan-bulan belakangan ini gue masih sangat nyaman bertengger di ios 9.3.5.

Buat gue, 9.3.5 itu adalah senyaman-nyamannya ios. Buka apapun lancar jaya dan baterainya amat sangat hemat. 9.3.5 juga udah ada aplikasi night shift-nya yg bikin mata adem kalo malem. Gue pun ogah buat naik versi. Bukan apa-apa, waktu ada update ios di edisi 9, gue pernah naik ke versi 9.2 dan itu bikin iphone gue boros kuadrat. 20% raib dalam waktu kurang dari sejam! Itu baterai bukan bocor lagi tapi tumpah, meeen…

So, ketika gue memutuskan untuk update naik versi rasanya seperti ketika gue mencoba membuka hati kembali. Deg-degan. Takut pasangan yg ada nggak senyaman dia yg telah tiada. Halah, shit apapula gue nulis begini.

Singkatnya, gue naik ke ios 10.3.1 dan ternyata… Jeeeeng… Jeeeeeeeeng! itu ios kereeeeeeeen, meeeen! Demi apapun lo mesti nyoba.

Berikut gue jabarin beberapa alasan kenapa lo yang masih berada di ios 9 harus segera update ke ios 10 terutama 10.3.1 ke atas. (Update ios 10.3.2 udah keluar tapi gue belum install hehe)

Pertama, lebih aman. Ya, semua orang juga tau kalo iOS adalah salah satu sistem operasi paling aman di dunia. Ketika seluruh pengguna windows panik sama wannacry, pengguna mac cukup tralala trilili senangnya rasa hati. Perlindungan dual layernya yg dikenal dengan nama two factor authentication-nya itu dahsyat, cuy!

Rada mangab dan garuk-garuk kepala gitu pas diawal diminta password 6 digit dan password apple ID padahal lagi nggak beli/download aplikasi.

Kedua, display. Cuy, tampilan ios seri 10 itu keren. Lock screen-nya itu komplit. Udah gitu, menu slider-nya jauh lebih lengkap dibanding ios seri 9.

Ketiga, bebas edit-atur-buang aplikasi apapun yg lo mau! Baru kali ini dalam sejarah ios, aplikasi standar bawaan bisa dihapus.

So, say goodbye to podcast, stocks, dan lain-lain yg nggak pernah kepake. FYI, kalo suatu hari kita butuh aplikasi bawaan padahal udah kita hapus, aplikasi tadi bisa kita download kembali dengan mudah di appstore. Cihuy gak?

Keempat, ruang hard disk lo bertambah secara signifikan. Saat di ios 9.3.5, hard disk gue tersisa 3,2gb. Dan sekarang, ruang yg tersisa meningkat menjadi 5,1gb. Hampir 2 kalinya, meeeeen! Jujur, menurut gue, ini yg paling penting buat iphone user 16gb, ya karena iphone didesain tanpa ada slot memory eksternal.

Kelima, opening app. Aplikasinya lancar jayaaaa. Buka apa-apa, smooth-nya mirip kayak orang belum nembak tapi pasangan udah nerima aja.

Keenam, baterai. Hasilnya? Ternyata sama iritnya dibanding 9.3.5. So, keraguan gue tentang baterai boros sirna begitu saja. Hanya saja waktu yang diperlukan untuk charging sedikit lebih lama.

Ketujuh, asisten kita, Siri, jadi jauuuuuhh lebih pintar dan lebih ngerti dengan logat bicara orang Indonesia. Analisis gue karena sekarang Siri mendukung bahasa Malaysia. Jadi, pemahaman logatnya mirip-mirip dengan kita.

Ke delapan, aplikasi Home. Ini sangat berguna buat lo yg punya gadget terbaru yg semua terhubung via wifi/bluetooth.

Jadi, kalo rumahlo termasuk rumah high end lo bisa atur apapun lewat iphone lo. Mulai dari suhu, kipas, listrik, lampu, kunci, alarm dan lainnya.

Maybe kalo pasangan lo ada bluetoothnya, lo bisa atur biar dia nggak bawel mulu cukup lewat hplo.

Apalagi ya? Nanti deh gue utak atik lagi. Tapi yg jelas ini update paling keren yg pernah Apple rilis.

Sekian dulu, terima kasih sudah mampir ke blog gue.

Thank you. Danke schön. Hatur nuhun.

0

Mana Yang Kau Pilih?


Mereka bilang, cinta itu milik siapa saja. Siapa saja yang mau membuka diri agar cinta dapat memasukinya. Bahkan, kucingpun bisa jatuh cinta.

Mereka bilang, cinta itu hanya untuk yang berani. Berani membiarkan hati jatuh dalam dekapan nyamannya kasih sayang. Namun, harus siap saat harus merelakan. Tetap kuat saat merasa patah hati paling patah. Tetap tegar mencicipi sakit hati paling sakit. 

Mereka bilang, cinta itu memilih. Memberi ruang demokratis bagi hati untuk mencari tempat relung-relung dingin nan kosong di dalam sana. Tempat dimana dia akhirnya berteduh dan berlabuh. Tempat di mana sang hati akhirnya berubah, dari ‘sendiri’ menjadi ‘telah dimiliki’.

Mereka bilang, cinta itu berjuang. Berjuang untuknya yang tanpa alasan apapun kau mau untuk berjuang. Berjuang untuknya yang entah kenapa kau bisa begitu sayang. Tak peduli apapun resikonya. Tak peduli apapun akhirnya.

Maka,

Mana yang kau pilih, mencintai atau dicintai?

Mana yang kau pilih, mencintai orang yang tak mencintaimu atau dicintai oleh orang yang tak kau cintai?

Mana yang kau pilih, berjuang untuk orang yang kau sayang? Atau, mulai membiasakan diri dengan orang yang muncul dihadapan?

Mana yang kau pilih, berani mengungkapkan atau menunggu hingga dirinya paham?

Dan, mana yang lebih kau utamakan. Bahagianya atau bahagiamu?

Lalu, 

sudahkah kau memilih?

Karena cinta bukan hanya sekedar lima huruf yang dibaca bersama. Tapi tentang aku, kamu, dan kita. Hari ini, esok hari, hingga tua nanti.

0

Hausaufgabe

Rasanya kayak gimana gitu ketika hampir tiap hari diingetin buat ngerjain PR dan ternyata PR gue nggak beres juga.

Parahnya, PR yg satu belum selesai eh, deadline PR berikut kelewat juga.

Gusti Allah memang mboten sare tapi guenya aja kebanyakan sare.

Tapi sekarang gue paham, kenapa ‘Hausaufgabe’ itu artikelnya pakai ‘die’, ya karena lama-lama memang bikin ‘die’ beneran.

Duh, jadi nggak enak sama pengajar kelas Jerman-nya, tapi memang belakangan ini gue lagi ribet banget. Ngurus bisnis orang tua, start up bisnis sendiri, novel gue, Mikayla,  yang sebentar lagi terbit, dan termasuk ngurus hati tentunya *plak!*

Semoga ke depan, bisa lebih terkontrol lagi semuanya termasuk urusan kelas Jerman ini.

Amin.

*curcol gegara dua kali deadline PR Jerman kelewat.

**nguik!!! 🐽

0

Cara Mudah Bikin Bukumu Masuk Toko Buku (2)


Apa bukti otentik seseorang bisa disebut penulis?
Yup, penulis harus punya buku dan buku yang baik adalah buku yang masuk toko buku sehingga semua orang bisa menikmatinya.

Jadi kalau kamu penulis tapi bukunya nggak masuk toko buku? Itu mirip kayak kamu bisa mengemudi mobil tapi tak punya SIM, rasanya kurang terlegitimasi.

Namun tak perlu berkecil hati karena kami di sini hadir memberi solusi.

Kami membuka layanan khusus bagi teman-teman yang ingin menerbitkan, mencetak buku, dan masuk ke toko buku sekelas : Gramedia, Karisma, Toga Mas, dan toko buku lain, dengan konsep self publishing – terintegrasi.

Self Publishing Terintergrasi, apa itu?

Self publishing terintegrasi adalah layanan terbit, cetak, dan distribusi buku nasional untuk membuat buku teman-teman terbit sekeren mungkin.

Apa bedanya dengan self publishing lain?

Kami memiliki layanan terlengkap dengan harga kompetitif dan layanan distribusi nasional tanpa perlu mencetak dalam jumlah banyak.

Sekedar informasi, layanan distribusi nasional pada self publishing lain mengharuskan untuk cetak antara 1.000 hingga 3.000 eksemplar.

Dengan kami, teman-teman hanya perlu mencetak sebanyak 200 hingga 1.000 eksemplar.

Apa untungnya buku teman-teman masuk toko buku? 

Banyak!

Pertama, buku teman-teman akan menjangkau dan menginspirasi para pembaca di nusantara, nama teman-teman akan terkenal harum mewangi. Buku teman-teman juga akan memiliki ISBN dan terdaftar secara resmi dalam katalog buku nasional.

Kedua, buku kalian juga memiliki kemungkinan untuk mencetak best seller. Dan, tebak apa yang kemungkinan terjadi berikutnya bila buku kalian masuk best seller nasional? Yup, akan ada kemungkinan buku untuk difilmkan dan masuk layar lebar (bioskop).

Tawaran untuk seminar, bedah buku, hingga talk show dan iklan akan datang menghampiri.

So, langsung aja begini perhitungan sederhana harga tiap buku berdasarkan banyaknya jumlah eksemplar dan halaman.

CETAK >>      200 eks 300 eks 500 eks 1.000 eks
HAL (A5)
0 – 150 hal     16.000 15.500 12.500 10.500
151 – 200         18.900 18.750 16.500 11.700
201 – 250         22.700 22.600 18.000 13.800
251 – 300          26.000 25.900 21.000 15.600
301 – 350           29.500 29.200 23.500 17.700
351 – 500            39.900 39.650 31.000 23.400

KETERANGAN :

Cetak 200 menggunakan sistem POD (Print On Demand).

Cetak 300 ke atas menngunakan sistem cetak offset. Kualitas cetak offset lebih baik dibanding POD.

Harga di atas termasuk biaya distribusi buku ke toko buku.

Harga di atas sudah termasuk jilid dan wrapping plastik.

Harga jual ditentukan oleh pihak penulis.

Harga di atas tidak termasuk ongkos kirim pada pihak penulis bila penulis ingin dikirimkan contoh cetakan.

Proses cetak kurang lebih 7 – 14 hari kerja tergantung banyaknya jumlah cetakan.

Proses distribusi kurang lebih 30 hari kerja setelah proses cetak.

Harga di atas tak terikat dan dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.

SPESIFIKASI BUKU
Kertas : Bookpaper 57,5 gr.
Isi buku Hitam/Putih
Cover : Art cover 230 / 260
Ukuran Buku : 13 x 19 cm atau 14 x 20 cm.

Hubungi kami bila teman-teman memiliki spesifikasi yang berbeda.

DISTRIBUSI TOKO BUKU
Luasnya jangkauan distribusi tergantung pada banyaknya jumlah cetakan.

Satu toko buku biasanya meminta rata-rata 10 cetak buku. Kami menyarankan teman-teman mencetak dalam jumlah di atas 200 eksemplar agar harga produksi lebih murah dan jangkauan distribusi semakin luas.

Penyebaran buku menjadi kewenangan pihak toko buku karena biasanya setiap toko buku memiliki karakteristik konsumen masing-masing.

Berikut daftar distribusi toko buku berdasar jumlah cetak :
200 eksemplar : Karisma
300 eksemplar : Karisma, Toga Mas, Social Agency Baru (SAB)
500 eksemplar : Karisma, Toga Mas, Jendela, Social Agency Baru (SAB).
1000 eksemplar : Gramedia
1.500 eksemplar ke atas : Gramedia, Karisma, Toga Mas, Social Agency Baru, Shopping-Yogyakarta, dan Jendela.

Termasuk penjualan secara online melalui Buku Kita dan Buka Buku.

RABAT KONSINYASI PENJUALAN

Cetak 200 eksemplar, penjualan hanya di Karisma : 50% dari harga jual di toko buku diminta oleh pihak toko buku dan distributor.

Cetak 300 eksemplar, penjualan di Karisma, Toga Mas, Jendela, SAB, Shopping-Yogyakarta : 56% dari harga jual.

Cetak 1.000 eksemplar -> Gramedia : 56% dari harga jual.

Contoh perhitungan rabat :
1. Bila buku hanya dijual di Karisma dengan harga jual Rp 50.000, maka untuk setiap penjualan, 50%-nya atau Rp 25.000 menjadi milik toko buku. Sisanya Rp 25.000 menjadi hak teman-teman.

2. Bila buku dijual di Gramedia, Karisma, Toga Mas, SAB, Jendela dan lainnya dengan harga jual Rp 50.000, maka untuk setiap penjualan, 56%-nya atau Rp 28.000 menjadi milik toko buku. Sisanya Rp. 22.000 menjadi hak teman-teman.

MASA EDAR BUKU
Pada dasarnya masa edar buku bergantung pada penjualan buku tersebut. Bila buku tersebut laris manis, tak menutup kemungkinan buku tersebut akan mendapat permintaan cetak ulang dan masa display di toko buku yang lebih lama.

Namun, bila ada sisa penjualan setelah masa edar, maka buku tersebut akan dikembalikan pada teman-teman selaku pihak penulis. Ongkos kirim retur buku ditanggung penulis.

Berikut masa edar buku berdasarkan toko buku.

Gramedia : 3 bulan.
Karisma, Toga Mas, dan lainnya : +/- 1 Tahun.

PEMBAYARAN

Jika data telah lengkap dan teman-teman menyetujui semuanya, maka pembayaran DP sebesar 70% dari biaya cetak dapat dibayar ke rekening bank BCA atau Mandiri. Sisa pelunasan 30% harus dibayar setelah buku selesai dicetak.

Jadi, sebelum buku didistribusikan ke toko buku maka teman-teman wajib melunasi biaya cetak buku.

CARA PEMESANAN

Mudah, teman-teman cukup hubungi kami dan sertakan data yang diperlukan.
1. Nama lengkap, alamat lengkap, no telp, dan alamat email.
2. Jumlah pesanan (eksemplar), jumlah hal A4 yang nanti akan kami kalkulasikan ke dalam bentuk buku A5, dan finishing yang diinginkan (dove, glossy, dan lainnya)
3. Data penunjang lain terkait teknis percetakan dan penerbitan naskah.

HUBUNGI KAMI
Widy – 0857138888005
Andrea – 08567812386