Hausaufgabe

Rasanya kayak gimana gitu ketika hampir tiap hari diingetin buat ngerjain PR dan ternyata PR gue nggak beres juga.

Parahnya, PR yg satu belum selesai eh, deadline PR berikut kelewat juga.

Gusti Allah memang mboten sare tapi guenya aja kebanyakan sare.

Tapi sekarang gue paham, kenapa ‘Hausaufgabe’ itu artikelnya pakai ‘die’, ya karena lama-lama memang bikin ‘die’ beneran.

Duh, jadi nggak enak sama pengajar kelas Jerman-nya, tapi memang belakangan ini gue lagi ribet banget. Ngurus bisnis orang tua, start up bisnis sendiri, novel gue, Mikayla,  yang sebentar lagi terbit, dan termasuk ngurus hati tentunya *plak!*

Semoga ke depan, bisa lebih terkontrol lagi semuanya termasuk urusan kelas Jerman ini.

Amin.

*curcol gegara dua kali deadline PR Jerman kelewat.

**nguik!!! 🐽

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s