My cat vs me (2)


Bagi beberapa orang, Senin di pagi hari adalah saat yg tepat memulai hari. Bertemu klien dengan semangat sambil mengatur strategi. Sebuah strategi rutin namun pasti yg membuat mereka bersemangat untuk mengejar posisi tertinggi. See you on top, begitu tipikal orang seperti ini terbiasa mengakhiri kalimat.

Walau beberapa orang lain seakan terpaksa untuk memulai hari, memulai aktivitas layaknya robot yg mengulang ritual tiap tujuh hari sekali. Memulai dengan malas dan merutuki ritual di Senin pagi. 

Namun itu di sana. Di sini tampak sesosok buntelan kentut berkaki empat nampak terlelap di sudut kamar. Mendengkur pulas dalam belaian mimpi.

Tak lama, kedua kelopak mata kecilnya membuka perlahan. Kepalanya sedikit terangkat. Celingak celinguk memperhatikan keadaan. 

Segera setelah ia sadar, muka polosnya perlahan berubah menjadi panik. Panik bercampur bego. As usual…

Kucing : Ya ampun, ini udah Senin ya?

Gue : Ho’oh…

Kucing : Kalo ditanggalan manusia abis Senin itu Sabtu, terus Minggu’kan? Berarti besok libur lagi’kan? Ya’kan? 

Gue : Suka-suka lo deh… 🙈

Buntelan kentut itu hanya melongo. Tak tahu apakah ia paham atau tidak. Namun tak lama ia kembali terpekur. Mendengkur seperti biasa, menunggu hari berganti yg ia pikir adalah akhir minggu.

*edisi translate bahasa kucing -> bahasa orang.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s