Trump jadi presiden, ya terus kenapa?

Sebenarnya bukanlah hal yang aneh ketika seorang Donald Trump terpilih menjadi presiden. Logikanya jelas, pasangan calon presidennya’kan hanya dua, jadi kalau bukan Tante Hillary, maka otomatis Oom Trump-lah yang akan menjadi potus-president of the united states.

Justru hal yang bikin gue “heran” adalah kok bisa ya di negara yang katanya adalah tempat lahirnya demokrasi, ternyata setelah pemilihan berlangsung dan Trump terpilih menjadi presiden justru menuai demo penolakan di mana-mana. Padahal’kan seharusnya, apapun hasil pemilihan bisa dipahami dan diterima semua pihak, sesuai dengan asas demokrasi.

Bukankah seharusnya jelas, bahwa dalam  demokrasi, suara terbanyak yang menang. Garis bawahi pada kata ‘suara terbanyak‘,  bukan suara yang benar, cerdas atau terpercaya karena pada beberapa kasus, demokrasi, adalah sebuah paham di mana sekumpulan besar orang bodoh, jahat, atau rasis bisa dengan mudah mengalahkan sekelompok kecil orang baik, cerdas, dan jujur hanya bermodalkan kuantitas, bukan kualitas.

Kembali ke topik awal,

Trump saat ini menjadi manusia paling berkuasa di muka bumi dengan segala kebijakannya yang kontroversial.

Secara takdir, apakah Allah menginginkan dia menjadi presiden? Ya, takdir Allah yang membuat dia menjadi manusia paling berkuasa di muka bumi, termasuk bila nantinya dia akan menggunakan segenap kekuasaannya untuk menindas kaum muslim.

Apakah kaum muslim harus takut pada kebijakannya? Seharusnya tidak dan memang sudah seharusnya tidak. Mengapa? Karena umat muslim punya Tuhan dari segala Tuhan, penguasa dari segala penguasa, Allah.

Mengapa umat muslim di seluruh dunia sudah selayaknya untuk tidak takut pada Trump, Amerika, dan sekutunya? Karena kami memiliki senjata paling ampuh, bernama doa.

Senjata paling ampuh, doa, ditambah penguasa paling berkuasa di dunia akhirat, Allah, maka jangankan Amerika, bahkan bila seluruh dunia mencaci, membenci, dan memerangi umat muslim pun, maka hal itu tidak akan berpengaruh apa-apa bila Allah tak berkehendak.

In my humble opinion, justru dengan jelasnya kebijakan Trump yang cenderung anti muslim seharusnya membuat umat muslim diseluruh dunia bisa sadar, siapa musuh sesungguhnya dan kita bisa bersatu agar tak menjadi buih di lautan.

…Katakanlah bahwa tiada tuhan selain Allah…

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s