rindu. butuh. cinta

Teruntuk dirimu, Sang penulis jiwa…

Aku merindukan tulisanmu layaknya tanah gersang merindu hujan.

Aku merindukanmu seperti ikan berenang riang di danau yang tenang.

Aku merindu goresan penamu bagai anak kecil berjumpa opor ayam di hari lebaran

Aku merindu tuturmu seperti aku butuh jujur katamu.

Teruntuk dirimu, Wahai pelukis hati…

Butuhku padamu layaknya manusia yang binasa tanpa udara

Rinduku padamu layaknya kuli tinta dengan penanya

Rasaku padamu seperti lirik fiksi mengubah nonfiksi.

Cintaku padamu bagai ungkapan hati tanpa tapi, tutur kata tanpa tanya

Dan, jujurku padamu seperti jujurnya kata : aku cinta padamu.

rindu butuh cinta

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s