like.dis.like

pov

Semua itu tergantung dari mana dirimu melihat bukan?
Yang kamu anggep bener, belum tentu bener buat orang lain..
Yang kamu anggep buruk, belum tentu buruk bagi orang lain..
Yang kamu anggep penting, belum tentu penting untuk orang lain..

Aku sadar ketika sebuah karya di taruh di dalam ruang-ruang publik seperti media sosial maka otomatis dia adalah milik publik, menjadi konsumsi publik, tinggal masalah waktu saja apakah itu akan dilihat, dibaca, dan dinilai oleh orang lain, I knew it.

Ketika karyamu di published ya kamu mesti siap dengan konsekuensinya, akan ada yg suka dan pasti akan ada juga yg ngga suka. Mungkin akan ada yg suka dan hanya diam, mungkin akan ada yg suka dan kemudian share ke orang lain, mungkin ada yg membaca selintas kemudian hilang, mungkin ada yg membaca lalu mengernyitkan dahi, mungkin akan ada yg mengkritisinya atau mungkin malah ada yg mencaci maki. And you know what? Its a normal thing.

Buatku, mereka yg membaca dan mungkin menyukai tulisan-tulisanku di blog ya aku cuma seneng-seneng aja, alhamdulillah kalo ada yg suka. Tapi buat mereka yg jadinya malah menghinaku, ngeremehin atau mencelaku, ya aku ngga bisa bilang apa-apa, Oh, what can I say? Semua sah-sah aja kok. Waktu aku kuliah di UI, aku sudah terbiasa dengan hal-hal yg abu-abu, hal-hal yg debatable, dan hal-hal yg subjektif. 4,5 tahun aku habiskan buat belajar di dunia di mana hal yg benar bisa jadi salah, dan yg salah bisa jadi benar, tergantung bagaimana nilai, sudut pandang, budaya dan tergantung bagaimana mempertahankan argumennya, its called “dunia sosial politik”.

Suka atau ngga suka adalah suatu hal yg sangat subjektif, tergantung selera orang, sudut pandang, nilai dan budaya yg dia pahami, dan yg terpenting apakah mereka suka atau ngga, ya itu adalah hak mereka, seutuhnya. Tidak ada yg bisa memaksa seseorang untuk menyukai atau membenci sesuatu, bukan?

Buat mereka yg ngga suka lalu mencela, jujur, aku ngga pernah meladeni, haters always gonna hate, right? Bahkan buat mereka yg sukapun, aku juga ngga pernah meladeni, aku cuma melihat dari statistik aja seberapa banyak visitor dan views-nya, thats it, sebatas itu aja, abis itu aku tidur dan besok udah lupa semua hehehe ๐Ÿ˜€

I mean, dibuat simple aja sih, dibawa santai aja, hidup itu pilihan, untuk setiap hal yg kamu pilih, yg kamu lakukan atau yg jadi idealismemu, maka disanalah akan selalu ada orang yg suka dan yg ngga suka dengan pilihanmu, dan ketika ada orang yg ngga suka, ngehina, atau ngeremehin aku, aku memilih untuk tidak terganggu. Ketika mereka bilang tulisanku jelek, ngga guna, atau sampah, aku cuma bilang ‘thanks yaah’. As simple as that. Sesederhana itu. Lalu semuanya akan berulang kembali, aku tidur dan besok pagi aku sudah lupa semuanya ๐Ÿ˜€

But, overall, buat mereka yg suka atau ngga suka atau sekedar diam-diam membaca tulisanku di blog, ntah di Indonesia atau di luar sana, I would like to say, thanks yaah udah main-main ke blogku, jangan bosen-bosen mampir dimari, sukses selalu buat kalian and see you on top! hehehe ๐Ÿ™‚

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s