investasi cap odong odong

Hari ini gue iseng beres beres majalah dan koran trus ngga sengaja gue nemu koran Kontan edisi lawas, 8 Desember 2014. Kayaknya gue belum baca semua nih, pikir gue. Sekilas gue baca headline dengan latar merah berjudul : Kerepotan Baru Kartu Kredit, gue pun melanjutkan membaca dengan skimming. Di bagian bawah, ada satu hal yg menarik buat gue, tentang investasi rumput laut yg menjanjikan cara cepat kaya dengan mekanisme high yield investment program alias imbal hasil tinggi.

Jujur, pas gue baca judulnya : Tawaran Kaya Kilat dari blablabla, gue ketawa, Being Rich? In A Minute? Ngimpi! Di otak gue dengan tingkat intelegensia yg cuma setingkat amuba ini berpikir kok ya masih ada aja bisnis tipu tipuan model begini lagian paling masyarakat juga udah pinter dan ngga akan kemakan ama hal hal beginian. Dan ternyata, oohh shit maaann, gue baca kata demi kata, halaman demi halaman, voila! masih ada yg ketipu juga lho, what the….

Di halaman awal gue baca, katanya perusahaan itu terdaftar di Republik Seychelles, menawarkan paket invetasi dengan imbal hasil 400% dalam waktu 6 bulan. It means, kalo lo punya duit 100 juta dan lo invest disana, dalam waktu enam bulan duit lo bakal berkembang jadi 400 juta. Gileee, sapa yg ngga ngiler? nabung atau deposito di mana lo bisa dapet hasil sedahsyat itu? Lo maen reksadana atau saham aja dalam 6 bulan juga ngga gini gini amat, even kemaren salah satu insurance swasta nawarin gue paket investasi senilai 5,4 juta/tahun dengan imbal balik senilai 700 juta tapi itu juga gue harus rutin nabung 5,4 juta/tahun selama sepuluh tahun.

Nah, si rumput laut ini berani ngasih jaminan bisa mengembangbiakkan uang lo hingga 4x lipat dalam enam bulan dan PASTI untung! Pihak rumput laut itu juga mengklaim udah mendapatkan izin untuk mengumpulkan dana masyarakat dari OJK (Otoritas Jasa Keuangan). Karena penasaran, artikel inipun gue baca lanjut dan di akhir paragraf tertulis kalimat, “kini beberapa investor mengeluh belum mendapat pembayaran imbal hasil, teliti sebelum berinvestasi!”

Yup, telitilah sebelum berinvestasi..

Buat lo yg mau nyoba investasi atau sekedar jadi investor pasif, ada beberapa logika yg cukup mudah untuk menjaga lo agar ngga kena ‘jebakan batman’ investasi macem beginian.

Logika Pertama, coba cek apakah lokasi kantor mereka sesuai dengan alamat yg tertera. Cek apakah itu kantor mereka atau hanya sewa? Kalo perlu cek juga berapa lama mereka sewa tempat disana, lo pasti ga mau’kan ketika di bulan ini lo invest dan bulan depan kantornya udah tutup?

Kalo mereka menawarkan produk berupa barang, make sure jelas pabriknya dan distributornya dimana? Minta keterangan apakah pabrik dan distributor itu sah secara hukum atau tidak, tanya apakah pabrik itu benar benar milik mereka atau bukan? Adalah hak lo sebagai investor untuk mendapatkan keterangan sejelas jelasnya, logikanya lo yg punya uang dan mereka yg butuh uang lo, kedudukan lo lebih superior dibanding mereka. Bila pihak mereka tidak mau/mampu menjelaskan dengan rinci atau berbelit belit, tinggalkan, its fake!

Logika Kedua, mari kita analisa bersama. Invest 100 dan dalam waktu singkat, misal 6 bulan atau satu tahun, keuntungan lo sudah 4x lipat. Logika aja, dimana mana bisnis itu rata rata di tahun pertama baru BEP, break event point, alias baru balik modal, termasuk bisnis makanan/fashion yg terkenal dengan margin laba yg relatif besar sekalipun, apalagi ini rumput laut dimana untuk produksinya aja butuh waktu lama. Bahkan kayaknya gue belum pernah denger ada orang bisnis properti, beli tanah/rumah/apartemen seharga 1 milyar dan dalam 6 bulan laku dijual seharga 4 Milyar! Even, kalopun lo punya peternakan babi ngepet aja juga ngga gini gini amat, yg ada tuh babi ngajuin pensiun dini karena cape tiap malem mesti keluar mulu kejar setoran ๐Ÿ˜€

Logika ketiga, mari kita bermain logika terbalik, coba bayangkan lo di posisi mereka. Logika aja ya, kalo kondisi keuangan lo beres, sehat dan transparan, pasti ada banyak pihak lembaga keuangan, baik bank maupun non-bank yg bersedia untuk memberikan pinjaman, daripada harus susah payah dan mahal mahal untuk bikin iklan tipu tipu di beberapa surat kabar sekaligus dan belum tentu pasti bakal dapet investor karena mencari investor itu tidaklah mudah dan butuh waktu.

Logika keempat, bayangkan kembali lo di posisi mereka. Pikir deh, kalo lo, sendirian, katakanlah punya bisnis bersih, transparan, dpt dipertanggungjawabkan, mampu mengembangbiakan uang hingga 400% dalam waktu 6 bulan dan pasti selalu untung, knapa lo harus repot repot cari investor atau nasabah? Kenapa ngga langsung aja pinjem uang ke bank, dengan bunga 10% per bulan misalnya, daripada harus membagi keuntungan 400% kepada nasabah/investor pasif yg tidak lo kenal?
Rincian simpelnya seperti ini, pinjem dana 100 juta lalu lo puter duit itu dan 6 bulan simsalabim jadi 400 juta, bunga 10% per bulan brarti 10 juta atau total 60 juta selama enam bulan, and then lo bisa menikmati netto 340 juta di tangan lo, sendirian, tanpa perlu beriklan di media dan tanpa perlu ngemis ke calon investor.
Sekarang, kita balik posisinya, tempatin diri lo sbgai calon investor, pikirin deh, kalo mereka punya uang 100 juta, dan 1000% yakin bisa menghasilkan uang netto 340 juta/6 bulan, knapa mereka mesti repot repot dan begitu dermawannya hrs membagi kepada lo, si calon investor, sebesar 400 juta?

Logika kelima, ketika lo tergiur dgn untung besar dlm waktu singkat, coba diinget inget tentang biografi orang orang sukses deh, coba lo inget butuh waktu berapa lama agar mereka bisa menjadi seperti sekarang, seperti yg lo liat saat ini? Coba inget apakah kesuksesan CT, Ciputra, Merry Riana, alm. Oom Bob, Steve Jobs, Bill Gates, Mark Zuckerberg itu diperoleh dalam waktu singkat atau tidak? Biasanya, investasi odong odong yg beredar itu memiliki kesamaan, mereka selalu menawarkan imbal hasil tinggi dan dalam waktu yg singkat.

Memang ada banyak jalan menuju Roma, selalu dan selalu ada beragam cara untuk sukses dan kaya tapi inget, dalam perjalanan menuju kesuksesan selalu ada proses, dan prosesnya tidak ada yg instant, even indomie aja butuh waktu 3 menit untuk mateng, itu pun ada beberapa tahapannya such as, siapin panci, isi air, masak, nunggu airnya mendidih, masukin mienya, tunggu 3 menit sambil siapin piring, garpu, sendok dkk.

Bisnis itu mirip kayak siklus kehidupan, ada siang ada malam, ada badai ada pelangi, ada untung ada rugi. Ngga ada tuh bisnis yg pasti selalu untung terus terusan. Gue ngga nge-judge bahwa semua bisnis yg memiliki untung berlipat adalah bisnis yg ngga beres tapi buat kalian para calon investor, please, jangan terlalu mudah tergiur dengan untung besar dalam waktu relatif singkat. High risk high income, sesuatu yg menjanjikan keuntungan besar juga memiliki resiko yg besar.

Gunakan logika, bukan nafsu belaka,
teliti sebelum berinvestasi ๐Ÿ™‚

#salam odong odong

Advertisements

2 thoughts on “investasi cap odong odong

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s